Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menafsirkan keterpaduan antara nilai sosial, religius, teknologis, dan ekologis dalam arsitektur tradisional Rumoh Aceh. Kajian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan kajian pustaka mendalam (book-based qualitative review) terhadap Buku Rumoh Aceh (2020) sebagai sumber primer, serta literatur pendukung seperti Ifwadi et al. (2024) dan Zuraihan et al. (2024). Hasil analisis menunjukkan bahwa tata ruang Rumoh Aceh merefleksikan struktur sosial dan nilai religius masyarakat Aceh melalui pembagian tiga ruang utama—seuramoe keu, teungoh, dan likot—yang diatur oleh norma adat dan syariat. Dari aspek struktur, penggunaan kayu keras lokal, sistem pasak tanpa paku, dan bentuk panggung membentuk teknologi vernakular yang tahan gempa dan adaptif terhadap iklim tropis lembab. Ornamen rumah memuat simbolisme flora, geometris, dan kaligrafi yang mencerminkan filosofi spiritual, sedangkan sistem ventilasi alami dan atap rumbia berlapis menunjukkan efisiensi termal dan ketahanan ekologis. Secara keseluruhan, Rumoh Aceh berfungsi sebagai arsitektur adaptif berbasis budaya yang menegaskan keselarasan antara agama, adat, dan lingkungan serta relevan sebagai model arsitektur tropis berkelanjutan di Indonesia.
| Item Type: | Conference or Workshop Item (Paper) |
|---|---|
| Creators: | Creators Email / ID Num. ., Razuardi UNSPECIFIED ., Zuraihan UNSPECIFIED ., Cut Azizah UNSPECIFIED Mareno, Richard UNSPECIFIED |
| Subjects: | N Fine Arts > NA Architecture > Architecture and state T Technology > TH Building construction > Details in building design and construction.Including walls, roofs |
| Divisions: | Universiti Teknologi MARA, Perak > Seri Iskandar Campus > Faculty of Architecture, Planning and Surveying |
| Journal or Publication Title: | Proceedings of the 16th Regional Symposium of the Malay Archipelago Simpora xvi: 2025 |
| Event Title: | Proceedings of the 16th Regional Symposium of the Malay Archipelago Simpora xvi: 2025 |
| Event Dates: | 31 Aug - 4 Sep 2025 |
| Page Range: | pp. 256-268 |
| Keywords: | Rumoh Aceh, Kearifan lokal, Arsitektur vernakular, Simbolisme religius, Ketahanan lingkungan. |
| Date: | 2025 |
| URI: | https://ir.uitm.edu.my/id/eprint/142391 |
142391.pdf
